2017-09-06

Lupa Rakaat Shalat (Bagian 1)

diterbitkan: September 06, 2017 | Tag:
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Sahabat Muslimore
Bismillahirahmanirahim

Salahsatu prahara yang sering terjadi ketika shalat yaitu tidak ingat atau lupa sudah berapa rakaat. Terutama ketika kita Shalat secara munfarid / sendiri. “Udah berapa rakaat yah?”, “Udah Tasyahud Awal belum yah?”, “Sekarang udah Rakaat terakhir ga sih?”, dan kawan-kawannya. Tentu saja ini mengganggu kekhusyuan ibadah Shalat yang kita laksanakan. Nah Sahabat, dalam artikel bagian pertama ini penulis mencoba membahas masalah ini dari sudut argumentasi sebab-akibat terlebih dahulu.

Adapun Syaikh Utsaimin telah memberikan fatwa terkait sujud sahwi yang diterjemahkan oleh situs almanhaj.or.id pada url https://almanhaj.or.id/2217-tata-cara-sujud-sahwi.html.

kaget saat lupa rakaat shalat
ilustrasi: kaget saat lupa rakaat shalat


APA itu prahara “lupa rakaat ke berapa?”

Fenomena ini sebetulnya lazim ditemukan pada seorang muslim yang tengah melaksakan shalat. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor. Salahsatunya yaitu derasnya “chain of thought” saat shalat misalnya tiba-tiba teringat kunci yang hilang, muncul ide untuk bahan skripsi, teringat beras di rumah belum dimasak, dan lainnya. Tentu saja hal-hal yang terlintas dalam pikiran tadi sebetulnya tidak relevan dengan ibadah kita saat shalat. Hati-hati Sahabat, ini karena kita ditunggangi oleh syaithan, dan sudah tugas kita sebagai muslim untuk memusuhinya dan tidak menghiraukannya.

Baca juga: tips menangkal ketut saat shalat

PADA RAKAAT BERAPA SERINGNYA KITA LUPA?

Belum ada laporan resmi dari BPS mengenai frekuensi pada rakaat ke berapa muslim di Indonesia biasanya lupa rakaat. Namun sepengalaman penulis pribadi, seringnya lupa “ini rakaat ke berapa?” biasa terjadi ketika rakaat 2 atau 3. Mengapa? Karena saat itu pertanyaan muncul “apakah setelah rakaat ini rakaat terakhir? Atau rakaat ke 3?

Tentu prahara ini relatif sering terjadi pada shalat fardu yang lebih dari 2 rakaat. Karena shalat 2 rakaat lebih mudah karena pendeknya dan hanya dilaksakana 1 kali yaitu pada waktu shalat subuh.


Menurut pendapat pribadi penulis, umumnya kita melaksanakan shalat terbagi menjadi 2 proses, yaitu proses sadar dan proses dibawah sadar (auto-pilot).


  1. Proses sadar yaitu ketika kita melaksanakan shalat dalam kesadaran penuh. Setiap bacaan diperhatikan dan dipilih. Terjadi dari takhbiratul ikhram hingga pembacaan surat dari Al-Quran setelah Al-Fatihah. Mengapa? Sebagian besar merasa takhbiratul ikhram tempat nya menghadirkan niat, Al-Fatihah sebagai syarat sah shalat, dan membaca surat setelah Al-Fatihah itu datangnya dari hafalan. Maka pada rangkaian ini, biasanya lebih fokus sehingga saya katagorikan sebagai proses sadar.
  2. Proses auto-pilot yaitu ketika kita melaksanakan shalat dengan mengikuti kebiasaan tubuh. Biasanya terjadi dari ruku hingga sujud ke dua.  Bahkan hingga tasyahud awal. Mengapa? Karena kita sudah hafal diluar kepala bacaannya dan setiap sesi dilaksanakan dengan tempo yang konstan. Sehingga badan kita mengingat rangkaian gerakan ini sebagai suatu alur gerakan saja. Apalagi ketika kita kurang memahami makna dari bacaan-bacaan shalat. Akibatnya kita pun terlarut dalam pikiran yang dibisikan oleh syaitan.

KAPAN DAN DIMANA biasanya kita lupa rakaat shalat.

Kapan ? 
Dari pengalaman pribadi, biasanya masalah lupa rakaat ini biasa terjadi ketika kita melaksanakan shalat secara munfarid. Saat melaksanakan shalat sendiri relatif lebih sering lupa rakaat daripada shalat berjamaah.

Dimana ? 
Shalat di tempat yang gaduh akan mengurangi konsentrasi. Misalnya sholat disebelah TV yang menyala, tetangga menggelar konser dangdut, mushola yang karpetnya bau kaki, kamar yang kotor dan berantakan, dan tempat-tempat lain yang tidak nyaman akan menyebabkan kita tidak fokus dan khusyu dalam shalat.
Kondisi stress dan banyaknya pikiran sebelum shalat juga turut memengaruhi pada saat shalat, termasuk didalamnya rasa tergesa-gesa ingin menyudahi shalat secepat mungkin.

--YADC from Balaraja --

Insha Allah disambung di BAGIAN ke-2

Label: