2019-05-09

Tarawih di Masjid atau di Rumah Bagi Wanita, Mana Lebih Utama?

diterbitkan: Mei 09, 2019 | Tag: ,
Tarawih di Masjid atau di Rumah Bagi Wanita, Mana Lebih Utama?
Tarawih di Masjid atau di Rumah Bagi Wanita, Mana Lebih Utama?
Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan juga ampunan. Selain merupakan bulan besar bagi umat islam, juga merupakan bulan yang membahagiakan bagi semua orang karena disana terdapat waktu-waktu dan ibadah-ibadah yang tidak bisa dilakukan di bulan lainnya. Salah satunya adalah sholat tarawih.

Namun, bagi akhwat fillah terkadang hal ini menjadi masalah. Seringkali seorang akhwat dibuat bingung ketika hendak melakukan sholat tarawih di masjid. Pertanyaan yang sering diajukan adalah: mana yang lebih utama, tarawih di masjid atau di rumah?

Adapun jawaban atas pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut.

Merujuk kepada hadits Ummu Humaid radhiallahu’anha, beliau berkata:
Wahai Rasulullah, saya ingin shalat bersama anda.” Maka Nabi menjawab: “Aku sudah tahu bahwa engkau ingin shalat bersamaku, namun shalatmu di kamar tempatmu tidur lebih baik daripada shalatmu di kamarmu. Shalatmu di kamarmu lebih baik daripada shalatmu di ruang tengah rumahmu. Shalatmu di ruang tengah rumahmu lebih baik daripada shalatmu di masjid kampungmu. Dan shalatmu di masjid kampungmu, lebih baik daripada shalatmu di masjidku ini. Ummu Humaid lalu meminta untuk dibangunkan tempat shalat di pojok kamarnya yang paling gelap. Dan biasa melakukan shalat di sana hingga berjumpa dengan Allah ‘Azza wa Jalla (yaitu hingga beliau wafat)” (HR. Ibnu Hibban).

Ada juga sebuah hadist yang memperkuat hadist diatas, yaitu ketika Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda:
Shalatnya seorang wanita di kamarnya lebih utama daripada shalatnya di ruang tengah rumahnya. Dan shalatnya seorang wanita di ruangan kecil di dalam kamarnya lebih utama dari shalatnya di kamarnya” (HR. Abu Daud).

Dari dua dalil/ hadist diatas kita bisa tarik kesimpulan bahwa shalat tarawih yang lebih baik bagi perempuan adalah di rumah. Meski begitu, bukan berarti wanita tidak boleh sama sekali melaksanakan sholat tarawih di masjid. Seorang perempuan diperbolehkan untuk sholat di masjid dengan beberapa syarat, yaitu:

  1. Menutup aurat
  2. Telah mendapat izin dari suami/ wali
  3. Tidak memakai wewangian
  4. Tidak melakukan aktivitas yang campur-baur (laki-laki dan perempuan).

Sebaliknya, shalat tarawih justru bisa jadi baik bagi perempuan jika sang perempuan merasa:
  1. Saat sholat tarawih di masjid jadi lebih bersemangat karena berjamaah (baik bersama teman sebaya ataupun bersama keluarga) sedang di rumah kadang malas.
  2. Saat sholat tarawih di masjid lebih khusyu' dan bacaannya lebih panjang sedang di rumah mungkin akan memilih surat-surat yang pendek.
  3. Saat sholat tarawih di masjid lebih baik karena tidak hanya sholat tapi juga mendapatkan ilmu dari assatidz.

Akhirul kalam, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:
Jangan kalian larang para wanita hamba Allah untuk pergi ke masjid Allah” (HR. Bukhari)

Kesimpulannya yang bisa diambil dari penjelasan singkat diatas adalah tidak ada yang salah untuk melaksanakan sholat tarawih di rumah ataupun di masjid meskipun sholat di rumah lebih utama. Semoga ini bisa menjawab rasa pertanyaan akhwat fillah semua.

Allahu'alam bishshawwab.
Label: ,